kelebihan dan kekurangan kabel straight dan crossover
1 Kabel STRAIGHT Untuk melakukan terminasi kabel straight biasanya beberapa orang menerapkan cara twin side yaitu menyamakan susunan antara kedua ujung konektor tanpa memperhatikan susunan warna yang dipakai.
Kelebihandan kekurangan sebuah perangkat tentu hal yang wajar, juga yang terdapat pada kabel UTP berikut ini: Kelebihan Dibandikan dengan kabel yang lain seperti coaxial dan fiber optic, harga kabel UTP tergologn yang paling murah. Instalasi kabel UTP mudah.
Hargarelatif lebih murah dan mudah untuk mendapatkannyaMudah dalam instalasi, akan tetapi harus paham konsep pengkabelanMemiliki ukuran kecil Kekurangan Kabel straight dan cross over Rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetikJarak jangkauannya hanya 100m, sehingga jika ingin menghubungkan jarak yang lebih jauh membutuhkan repeater.
Apasich yang dimaksud kabel UTP straight dan Cross Over ?? Sebelumnya saya akan menjelaskan pengertian kabel UTP. Dalam instalasi jaringan, kita perlu memperhatikan kategori, kelebihan & kekurangan masing-masing topologi jaringan yg dapat kita gunakan. Berikut jenis-jenis topologi jaringan beserta kelebihan dan kekurangannya : 1. Topologi Bus
1 Pengertian kabel straight. Kabel straight adalah kabel lan yang berfungsi untuk menghubungkan 2 device atau perangkat yang berbeda. Kabel ini memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung yang lainnya. Contoh : Menghubungkan komputer dengan switch. Menghubungkan switch dengan router. Menghubungkan hub dengan router.
Site De Rencontre Gratuit Dans Le 07. Secara umum pengertian Kabel Crossover adalah sebuah kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan Ethernet secara langsung, umumnya digunakan pada dua perangkat yang sama seperti komputer dan komputer ataupun router dengan router. Kabel ini digunakan untuk mengirim dan menerima data dengan memungkinkan transfer data yang kompleks antara perangkat. Kabel crossover Ethernet mirip dengan kabel straight-through bedanya kabel crossover memiliki pasangan kabel yang saling silang dikedua ujungnya. Kabel internal crossover membalikkan sinyal masuk dan keluar. Desain ini memungkinkan pin output data di salah satu ujung kabel dihubungkan langsung ke pin input data di ujung kabel yang lain. Perbedaan Fisik Kabel Crossover dan Kabel Straight-through Kedua jenis kabel ethernet ini biasanya digunakan di sebagian besar transmisi jaringan komputer. Kabel straight-through digunakan di jaringan area lokal untuk menghubungkan perangkat yang berbeda seperti komputer ke hub, router dan switch, PC dan switch, dan sebagainya. Kabel crossover hanya diperlukan saat menghubungkan dua perangkat dengan fungsi yang sama. Perbedaan signifikan lainnya antara kabel crossover dan kabel patch standar adalah bahwa setiap jenis akan memiliki susunan kabel yang berbeda dan juga untuk melayani tujuan yang berbeda. Saat kita memegang kedua ujung kabel dan melihat pin-Input output, dapat dilihat bahwa kabel straight-through memiliki pin warna kabel yang sama sementara kabel crossover memiliki pin yang berbeda. Ada dua standar untuk pengkabelan kabel Ethernet, seperti yang diakui oleh ANSI, TIA, dan EIA. Salah satunya adalah standar kabel T568A, dan yang lainnya adalah T568B. Kabel straight-through memiliki standar kabel satu di mana kedua ujungnya menggunakan standar kabel T568A, atau kedua ujungnya menggunakan standar kabel T568B. Tidak seperti kabel straight-through, kabel crossover menggunakan dua standar kabel yang berbeda. Salah satu ujungnya menggunakan standar kabel T568A sedangkan ujung lainnya menggunakan standar kabel T568B. Biasanya, kabel crossover memiliki tulisan Crossover atau Xover yang tercetak di atasnya untuk membedakannya dari kabel straight-through. Perbedaan Fungsi Kabel Straight-through dan Kabel Crossover Kabel crossover digunakan ketika Menghubungkan komputer ke komputer Menghubungkan router ke router Menghubungkan switch ke switch Menghubungkan hub ke hub dan Menghubungkan router ke PC karena kedua perangkat memiliki komponen yang sama Kabel straight-through digunakan ketika Menghubungkan router ke hub Menghubungkan komputer ke switch Menghubungkan peralatan jaringan lain yang berbeda Sebelumnya kabel crossover diperlukan untuk menghubungkan dua perangkat host secara langsung, sekaranhg cara ini tidak lagi diperlukan. Banyak perangkat jaringan modern mendukung Auto MDI-X, yang secara otomatis mampu mendeteksi jenis koneksi yang tepat pada kabel apa pun yang digunakan. Misalnya, jaringan antar komputer dengan Auto MDI-X dapat menggunakan kabel straight-through atau crossover untuk aplikasi apa pun. Cara Membuat Kabel crossover Kabel crossover adalah kabel yang digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang serupa, seperti antara komputer dan komputer, switch dan switch, atau hub dan hub. Berikut adalah cara membuat kabel crossover Bahan-bahan yang diperlukan Kabel UTP Unshielded Twisted Pair dengan dua konektor RJ45 Pin RJ45 Langkah-langkah penyusunan dan pembuatan kabel crossover Potong kabel UTP sesuai panjang yang diinginkan. Kelupas ujung kabel UTP sekitar 2,5 cm pada kedua ujung kabel. Urutkan kabel sesuai dengan standar T568A atau T568B. Berikut adalah urutan kabel yang digunakan pada standar T568B Ujung 1 Putih-jingga, oren, putih-hijau, biru, putih-biru, hijau, putih-coklat, coklat. Ujung 2 Putih-hijau, hijau, putih-oranye, biru, putih-biru, oranye, putih-coklat, coklat. Pasang pin RJ45 pada kedua ujung kabel. Pastikan kabel terpasang rapi pada pin. Gunakan tang untuk memotong ujung pin agar rata dengan kabel. Setelah selesai membuat kabel crossover, kamu dapat menghubungkan perangkat jaringan yang serupa menggunakan kabel tersebut. Pastikan perangkat sudah dihubungkan dengan benar dan mengkonfigurasi jaringan sesuai dengan kebutuhan.
Jika kamu merupakan orang yang bergelut di bidang teknologi jaringan, istilah kabel cross mungkin terdengar tidak asing. Agar dapat menghubungkan perangkat komputer dan jaringan, diperlukan kabel khusus agar proses transmisi berjalan lancar. Kabel cross adalah salah satu jenis kabel Unshield Twisted Pair UTP yang cukup populer dan sering digunakan. Kabel cross bisa kamu temui pada Local Area Network LAN. LAN sendiri merupakan sebuah jaringan yang berfungsi untuk menghubungkan sejumlah perangkat dengan cakupan area terbatas. Misalnya, gedung kantor, sekolah, universitas, tempat tinggal, dan sebagainya. Nah, dengan bantuan kabel cross, jaringan tersebut dapat terbentuk serta terkoneksi dengan perangkat jaringan lainnya. Lantas, apa itu kabel cross? Apa fungsi dan susunannya? Tenang, di artikel ini Dewaweb akan jelaskan secara detail informasi tentang kabel cross. Yuk, simak penjelasannya sampai selesai. Baca Juga Pengertian Bridge, Fungsi dan Cara Kerjanya dalam Jaringan Komputer Apa itu Kabel Cross? Gambar Lifewire Crossover cable atau lebih dikenal dengan sebutan kabel cross adalah kabel yang memiliki susunan berbeda di setiap ujungnya. Crossover berfungsi untuk menghubungkan device atau perangkat yang sama. Selain itu, kabel cross juga biasanya digunakan pada suatu jaringan secara point to point atau peer to peer. Contoh penggunaan kabel cross, diantaranya yaitu Menghubungkan laptop dengan laptop. Menghubungkan komputer dengan komputer. Menghubungkan router dengan router. Menghubungkan hub dengan hub. Menghubungkan switch dengan switch. Terlepas dari itu, melansir laman SMPN 1 Payakumbuh, penggunaan kabel cross biasanya tidak digunakan secara menyeluruh. Dari delapan buah kabel, setidaknya empat kabel saja yang sering dimanfaatkan. Dimana keempat kabel tersebut berguna untuk menerima dan mengirim paket data antar perangkat. Baca Juga Apa itu SOC dan Perannya dalam Menjaga Keamanan Jaringan Informasi Selain crossover, salah satu jenis kabel UTP lainnya yaitu kabel straight. Berbeda dengan crossover, kabel straight memiliki cara pemasangan yang sama dari ujung satu ke ujung lainnya. Jika crossover digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama, maka kabel straight adalah kebalikannya yakni sebagai penghubung dua perangkat berbeda. Misalnya, komputer dengan switch, komputer dengan router, switch dengan hub, dan sebagainya. Meski crossover dan straight merupakan sesama jenis UTP, namun keduanya memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Berikut ini adalah perbedaan kabel cross dengan straight Warna ujung konektor Perbedaan mendasar antara straight dan kabel cross adalah warna ujung konektornya. Kamu dapat mengenali kedua jenis UTP cable ini dengan cara memperhatikan ujung satu dan ujung lainnya. Pada crossover, kedua ujung konektor memiliki susunan warna yang berbeda. Sementara pada kabel straight susunan warna pada kedua ujung konektornya serupa atau sama. Perbedaan fungsi Seperti yang sudah Dewaweb singgung sebelumnya, baik crossover maupun kabel straight keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Kabel cross berfungsi untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Sedangkan kabel straight berfungsi sebagai penghubung dua perangkat berbeda. Baca Juga Mengenal Sistem Jaringan WPA2-PSK dalam Keamanan WiFi Fungsi Kabel Cross Pada dasarnya fungsi kabel cross adalah penghubung antara dua perangkat jaringan yang sama. Selain itu, crossover juga memungkinkan hub/switch dapat dihubungkan tanpa memerlukan port normal. Jika ditelusuri lebih dalam, crossover memiliki delapan buah kabel dengan warna dan peran berbeda. Berikut ini penjelasan fungsi kabel cross Penghantar paket data Fungsi kabel cross yang pertama yaitu sebagai media penghantar paket data dari perangkat satu ke perangkat jaringan lainnya. Terdapat beberapa kabel yang memiliki fungsi ini, diantaranya yaitu kabel berwarna putih hijau, hijau, putih orange, dan orange. Penghantar paket suara Fungsi crossover selanjutnya yaitu sebagai media penghantar paket suara antar perangkat. Terdapat dua kabel yang memiliki fungsi ini, yaitu kabel berwarna biru dan putih biru. Penghantar tegangan DC Selain penghantar paket data dan suara, crossover juga berfungsi sebagai media penghantar tegangan DC. Ada dua buah kabel yang berperan dalam menghantarkan tegangan, yaitu kabel berwarna coklat dan putih coklat. Baca Juga Ingin Jadi IT Support? Ini Job Desk dan Jenjang Karirnya Susunan Kabel Cross Sesuai namanya, crossover cable memiliki susunan warna kabel pin yang berseberangan. Atau dengan kata lain ujung konektor satu tidak akan sama dengan ujung konektor lainnya. Agar lebih paham, simak penjelasan di bawah. Susunan ujung konektor 1 Putih Hijau – Hijau – Putih Orange – Biru – Putih Biru – Orange – Putih Coklat – Coklat Susunan ujung konektor 2 Putih Orange – Orange – Putih Hijau – Biru – Putih Biru – Hijau – Putih Coklat – Coklat Baca Juga Pengertian Bridge, Fungsi dan Cara Kerjanya dalam Jaringan Komputer Simpulan Sampai di sini kamu tentu sudah paham apa itu kabel cross, mulai dari fungsi, susunan, hingga perbedaannya dengan kabel straight. Crossover atau kabel cross adalah kabel yang setiap ujung konektornya memiliki susunan berbeda untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Crossover digunakan pada suatu jaringan secara peer to peer atau point to point. Berdasarkan warnanya, kabel cross memiliki 3 fungsi utama, yaitu Penghantar paket data Putih hijau, hijau, putih orange, dan orange. Penghantar paket suara Biru dan putih biru. Penghantar tegangan DC Coklat dan putih coklat. Itulah yang informasi yang dapat Dewaweb sampaikan tentang kabel cross. Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasanmu. Salam sukses online, ya!
Jika sebelumnya kita sudah mempelajari urutan kabel Straight dan kabel Cross atau Crossover saat memasang kabel UTP Unshielded Twisted Pair, kali ini GagasTekno akan fokus membahas kabel Cross secara rinci. Kabel Cross atau biasa disebut Crossover adalah kabel yang terdiri dari 4 pasang kabel yang dipilin. Berbeda dengan kabel Straight, Cross memiliki urutan warna berbeda di kedua ujung kabel Cross berbeda dengan kabel Straight. Cross berfungsi menghubungkan 2 perangkat yang sama, contohnya menghubungkan PC ke PC, laptop ke laptop, Switch ke Switch, dan lain sebagainya. Biasanya kabel ini digunakan untuk membangun jaringan komputer. Membangun jaringan komputer dengan kabel memiliki kelebihan tersendiri. Jaringan kabel bisa menyuplai kebutuhan jaringan hingga ke pelosok yang belum memiliki sarana AP atau Access Point untuk menunjang jaringan wireless. Membangun jaringan dengan Kabel UTP dan kabel urutan Cross maupun Straight juga lebih murah dibanding Wireless. Kelebihan dari membangun jaringan komputer menggunakan kabel adalah bisa mentransmisikan data lebih stabil dan tidak terpengaruh & Fungsi Kabel UTPKabel UTP adalah jenis kabel jaringan yang memiliki inti terbuat dari bahan pengantar tembaga. Setiap inti sudah dilapisi dengan bahan plastik dan saling terbungkus untuk melindungi kabel dari kerusakan fisik. Fungsi kabel UTP sama dengan STP Shielded Twisted Pair yaitu untuk mentransmisikan data dari sumber ke perangkat penerima. Kabel UTP dan STP memungkinkan gelombang elektromagnetik bisa dipandu secara fisik dari satu perangkat ke perangkat lain. Kabel UTP ini terdiri dari 4 pasang kabel yang masing-masing salah dipilin terbelit. Kabel UTP terdiri dari 8 warna berbeda, yaitu oranye, putih oranye, putih hijau, hijau, biru, putih biru, coklat, dan putih Kabel CrossHal yang perlu diingat sebelum memasang kabel UTP dengan urutan Cross adalah, jenis kabel ini memiliki kombinasi atau urutan warna berbeda di setiap ujungnya. Berikut ini urutan kabel UTP saat memasang kabel jaringan jenis CrossUrutan Kabel Cross PertamaUrutan Kabel Cross Kedua1. Putih Oranye2. Oranye3. Putih Hijau4. Biru5. Putih Biru6. Hijau7. Putih Coklat8. Coklat1. Putih Hijau2. Hijau3. Putih Oranye4. Biru5. Putih Biru6. Oranye7. Putih Coklat8. CoklatJika Anda masih bingung, berikut ini kami ilustrasikan gambar kabel urutan cross untuk memudahkan Anda mengurut kabel UTP dengan benarCara Memasang Kabel UTP Dengan Urutan Kabel CrossSebelum memasang kabel UTP ke konektor RJ45, Anda harus persiapkan beberapa perangkat yang dibutuhkan. Persiapkan peralatan seperti kabel UTP, konektor RJ45, Crimping Tool, alat pengupas kabel, dan kabel tester. Siapkan empat konektor RJ45 karena jika proses penyambungan dua konektor sebelumnya, Anda masih memiliki 2 konektor cadangan lainnya. Setelah semua perangkat siap, Anda harus tahu urutan kabel yang diinginkan. Jika Anda ingin membuat kabel Cross, pastikan Anda menggunakan kabel UTP untuk menghubungkan dua perangkat yang memasang kabel UTP ke RJ45 dengan jenis Cross, ikuti langkah berikut iniKupas kabel UTP sampai Anda bisa menemukan 4 pasang kabel dengan warna berbeda-bedaSusun kabel dengan urutan Cross. Pastikan warna kedua ujung kabel disusun berbedaJika bingung, ikuti urutan kabel yang sudah dijelaskan di atasSetelah itu masukan setiap ujung kabel ke konektor RJ45Setelah kabel masuk dengan sempurna, kunci dengan Crimping ToolPastikan kedua ujung kabel diperlakukan samaSetelah memastikan kabel terpasang dengan benar ke konektor, lalu tes dengan kabel tester untuk mengetahui apakah kabel sudah terhubung dengan benar atau Cross memiliki fungsi berbeda dengan kabel Straight. Selain itu, urutan kabel jenis Cross dan Straight juga berbeda. Kabel Cross digunakan untuk menghubungkan dua jenis perangkat yang sama, seperti komputer ke komputer atau Switch ke Switch. Sedangkan urutan kabel Straight untuk menghubungkan dua perangkat berbeda seperti komputer dengan perbedaan kabel urutan Cross dan Straight sangat penting jika Anda ingin membangun suatu jaringan komputer. Memasang kabel UTP ke konektor RJ45 dengan urutan Cross dan Straight juga membutuhkan ketelitian tinggi. Jika asal-asalan, bisa jadi kabel UTP Anda tidak bisa digunakan dan Anda harus mengulangi proses pemasangan kabel UTP lagi dan lagi.
- Kabel crossover Ethernet adalah kabel crossover untuk Ethernet yang digunakan untuk menyabungkan perangkat komputasi secara langsung. Paling sering dipakai untuk menyambungkan 2 perangkat berasal dari jenis yang sama, mis. dua sakelar satu dengan lain atau 2 komputer dengan melalui suatu pengontrol antarmuka dari jaringan mereka. Sebaliknya, kabel straight through ataupun kabel patch biasanya dipakai untuk menyambungkan perangkat dari banyak jenis, seperti switch jaringan ke komputer atau ke hub Ethernet. Kabel crossover menyambungkan 2 perangkat berasal dari jenis yang sama, mis. DTE-DTE atau DCE-DCE, biasanya dihubungkan secara tidak simetris atau DTE-DCE, oleh kabel yang dimodifikasi yang disebut crosslink. Perbedaan dari masing perangkat tersebut dipublikasikan pertama kali oleh IBM. Penyeberangan kabel dalam kabel atau adaptor konektor memungkinkan Baca juga Tempat Wisata di Riau menghubungkan 2 perangkat dengan langsung, ujung dari satu ke ujung yang lainnya, membiarkan 2 perangkat terminal atau DTE berkomunikasi tanpa menggunakan simpul hub yang berhubungan, mis. PC, menyambung 2 atau lebih perangkat hub, sakelar atau router serta DCE secara bersamaan, mungkin berfungsi sebagai satu perangkat yang lebih luas. Perkabelan dengan kabel silang yang disengaja di kabel crossover menghubungkan sinyal pengiriman di satu ujung ke sinyal penerima di ujung lainnya. Banyak perangkat saat ini mendukung kemampuan MDI-X otomatis, di mana kabel patch dapat digunakan sebagai pengganti kabel crossover, atau sebaliknya, dan sinyal terima dan kirim di konfigurasi ulang secara otomatis di dalam perangkat untuk menghasilkan koneksi yang berfungsi. Keuntungan Kebisingan listrik yang masuk atau keluar dari kabel dapat dicegah. Crosstalk diminimalkan. Bentuk kabel termurah yang tersedia untuk keperluan jaringan. Mudah ditangani dan dipasang. Kekurangan Deformasi kerentanan twisted pair terhadap interferensi elektromagnetik sangat tergantung pada skema twisting pair terkadang dipatenkan oleh pabrikan tetap utuh selama instalasi. Akibatnya, kabel pasangan bengkok biasanya memiliki persyaratan ketat untuk tegangan tarik maksimum serta radius tikungan minimum. Kerapuhan kabel twisted pair ini membuat praktik instalasi menjadi bagian penting untuk memastikan kinerja kabel. Kemiringan kemiringan pasangan yang berbeda dalam kabel memiliki penundaan yang berbeda, karena tingkat putaran yang berbeda digunakan untuk meminimalkan crosstalk antara pasangan. Ini dapat menurunkan kualitas gambar ketika banyak pasangan digunakan untuk membawa komponen sinyal video. Kabel condong rendah tersedia untuk mengatasi masalah ini. Baca juga Kelebihan Dan Kekurangan Kabel UTP Dan STP Ketidakseimbangan perbedaan antara dua kabel dalam pasangan dapat menyebabkan kopling antara mode umum dan mode diferensial. Konversi mode diferensial ke mode umum menghasilkan arus mode umum yang dapat menyebabkan interferensi eksternal dan dapat menghasilkan sinyal mode umum pada pasangan lain. Mode umum ke mode konversi diferensial dapat menghasilkan sinyal mode diferensial dari gangguan mode umum dari pasangan lain atau sumber eksternal. Ketidakseimbangan dapat disebabkan oleh asimetri antara dua konduktor pasangan dari satu sama lain dan dalam hubungan dengan kabel lain dan perisai. Beberapa sumber asimetri adalah perbedaan dalam diameter konduktor dan ketebalan isolasi. Dalam jargon telepon, mode umum disebut longitudinal dan mode diferensial disebut logam. Crossover otomatis Baca juga Tempat Wisata di Pekanbaru Diperkenalkan pada tahun 1998, ini membuat perbedaan antara uplink dan port normal dan sakelar pemilih manual pada hub dan sakelar lama menjadi usang. Jika satu atau kedua perangkat yang terhubung memiliki fitur konfigurasi MDI / MDI-X otomatis, tidak perlu kabel crossover. Meskipun Auto MDI-X ditetapkan sebagai fitur opsional dalam standar 1000BASE-T, dalam praktiknya ini diterapkan secara luas pada sebagian besar antarmuka. Selain yang akhirnya disepakati secara Otomatis MDI / MDI-X, fitur ini juga dapat disebut oleh berbagai persyaratan khusus vendor termasuk Auto uplink dan perdagangan, Pengenalan Kabel Universal dan Pengindraan Otomatis.Bagas
Pengertian Kabel Straight dan Kabel Crossover Kabel straight ataupun kabel Crossover atau sering disingkat kabel cross merupakan merupakan kabel jaringan ethernet/LAN, dimana jenis kabel straight dan cross ini terbuat dari 4 pasang kabel berkinerja tinggi yang terdiri dari konduktor berpilin yang berfungsi sebagai alat transmisi data, kedua ujung kabel itu menggunakan konektor RJ45. Jenis - Jenis Kabel Straight dan Kabel Crossover Kabel UTP tipe straight dan Cross memiliki beberapa tipe seperti kabel UTP Cat 5, Cat 5e, dan Cat 6, ketiga jenis kabel ini adalah yang paling umum digunakan saat ini untuk membuat kabel UTP Straight dan Crossover. Kabel UTP Cat 5 dapat digunakan untuk mendukung jaringan Ethernet 10/100 Mbps, sedangkan kabel UTP Cat 5e dan Cat 6 dapat digunakan untuk mendukung jaringan Ethernet yang berjalan pada kecepatan 10/100/1000 Mbps. Kamu mungkin juga pernah mendengar tentang kabel UTP Cat 3, kabel UTP cat 3 kurang populer dikarenakan hanya dapat mendukung jaringan Ethernet 10 Mbps. Berikut ini jenis-jenis kabel UTP serta kegunaanya 1. Kabel UTP Cat 1 digunakan untuk menghubungkan jaringan telepon 2. Kabel UTP Cat 2 digunakan untuk mendukung Token Ring lewat UTP yang memiliki standar kecepatan maksimum 4 Mbps 3. Kabel UTP Cat 3 merupakan jenis kabel UTP yang dulunya sangat populer digunakan untuk membuat kabel straight dan kabel crossover dengan standar kecepatan maksimum 10 Mbps 4. Kabel UTP Cat 4 umumnya dipakai pada jaringan versi cepat Token Ring dengan standar kecepatan maksimum 16 Mbps 5. Kabel UTP Cat 5 merupakan jenis kabel LAN paling populer digunakan saat ini untuk membuat kabel straight dan kabel cross, disamping harga kabelnya tidak terlalu mahal juga memiliki standar kecepatan maksimum 100Mbps. 6. Kabel UTP Cat 5e merupakan jenis kabel UTP yang lebih unggul dibanding Cat 5 dengan tingkat emisi lebih rendah serta standar kecepatan maksimum 1 Gigabps, tetapi memiliki harga yang lebih mahal. Kabel UTP jenis ini sangat cocok untuk jaringan Gigabit. 7. Kabel UTP Cat 6 adalah jenis kabel UTP paling powerfull dengan standar kecepatan maksimum 10 Gigabps yang mendukung proses transfer data dengan kecepatan 2 multigigabit. Susunan Kabel UTP Straight & Cross Kabel Straight Kamu tentunya sudah sering atau pernah sekali melihat bagaimana kabel straight digunakan untuk menghubungkan berbagai jenis perangkat. Jenis kabel ini sebagian besar dimanfaatkan untuk 1 Menyambungkan komputer ke port normal sakelar/hub. 2 Menyambungkan komputer ke port LAN modem kabel / DSL. 3 Menghubungkan port WAN router ke port LAN modem kabel / DSL. 4 Menghubungkan port LAN router ke port uplink switch/hub biasanya digunakan untuk memperluas jaringan 5 Menyambungkan 2 sakelar/hub dengan salah satu sakelar/hub menggunakan port uplink dan yang satunya menggunakan port normal. Alasan kenapa dikatakan kabel Straight atau kabel lurus karena kedua sisi sisi A dan sisi B kabel memiliki susunan kawat dengan warna yang sama/lurus. Perhatikan gambar susunan kabel UTP tipe Straight dibawah Kabel Crossover / Cross Selain kabel straight, kabel crossover juga digunakan untuk menghubungkan suatu perangkat yang umumnya merupakan perangkat yang sama. Kabel crossover biasanya digunakan untuk 1 Menghubungkan 2 komputer secara langsung 2 Menghubungan port LAN router ke port normal switch/hub. umumnya digunakan untuk memperluas jaringan 3 Menghubungkan 2 switch/hub dengan menggunakan port normal di kedua switch/hub. Untuk pemasangan kabel UTP tipe crossover maka perlu berhati-hati mengingat kedua sisi sisi A dan sisi B kabel memiliki susunan kawat dengan urutan warna yang berbeda. Perhatikan gambar susunan kabel UTP tipe Crossover dibawah Jika kamu ingin membuat kabel crossover sendiri! Pastikan untuk menyediakan tang Crimping. Cara Membuat Kabel Straight & Kabel Crossover Untuk membuat kabel straight dan cross sebenarnya sangatlah mudah, cukup menyediakan kabel UTP, konektor RJ45, tabel susunan warna kabel straight dan cross serta crimping tool. Bagaimana cara membuatnya ? 1. Kupas isolator atau karet pembungkus kabel UTP 2. Susun warna kabel berdasarkan tabel susunan warna sesuai jenis kabel yang akan dibuat 3. Masukan masing-masing kabel kedalam pin/lubang konektor 4. Gunakan tang crimping untuk mengunci konektor agar terpasang sempurna dengan kabel UTP Untuk lebih jelasnya, Simak video berikut Cara Membuat Kabel Straight dan Cross Kabel Stright Vs Kabel Crossover, Mana Yang Bagus ? Sebenarnya pada kedua tipe kabel ini tidak ada yang lebih ungul salah satunya, umumnya kabel straight digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda sedangkan kabel cross digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Contoh Penggunaan kabel Straight Switch ke router Switch ke PC atau server Hub ke PC atau server Contoh Penggunaan Kabel Cross Switch ke switch Switch ke hub Hub ke hub Router ke router Port Ethernet router ke PC NIC PC ke PC Konektor RJ45 Tipe T568A Dan T568B Konektor RJ45 adalah jenis konektor dengan 8 pin standar, yang digunakan pada ujung kabel UTP Cat 5, Cat 5e atau kabel Cat 6, dimana pinout pada konektor RJ45 berisikan susunan warna kabel UTP. Berdasarkan standar ANSI, TIA and EIA untuk penggunaan kabel ethernet, terdapat dua tipe yang sering digunakan yaitu T568A dan T568B. T568B lebih unggul dibanding T568A dan menjadi standar pada skema kabel default untuk kabel terstruktur twisted pair. Jika kamu tidak yakin harus memilih yang mana, maka sebaiknya pilih yang T568B.
kelebihan dan kekurangan kabel straight dan crossover